Sejak tahun lalu tetangga seberang rumah protes soal pohon cemara yang mengundang ulat bulu.  Namun karena kepalaku cukup keras,  maka kubiarkan saja protes itu. 

Ini lho masalahnya,…

Hingga pada suatu saat ibunya anak2 tiba2 membelikan aku sebuah gergaji lipat. Kode apa ini? Batinku,…  Ternyata ia juga komplain soal ulat bulu. Bagiku ulat bulu itu adalah produk alam,  dan bisa dilawan cukup dengan air detergen,… Iya,  sesederhana itu. Tapi yg namanya ibu-ibu,.. Kalau pohonnya kena ulat bulu,  pohon harus ditebang. 

Kalau rumahnya kemasukan tikus,  harus dibakar rumahnya. Gitu? 

Yasudahlah,… Gausah banyak omong. Akhirnya pagi ini kuputuskan memotong pohon cemara kesayanganku. Kenapa aku suka pohon cemara? Karena ia simbol tumbuhan di pantai dan gunung,… Dua lokasi yang aku suka. Selain itu,  ia mampu menangkap suara angin.  Sesederhana itu. 

Tapi rupanya tidak sesederhana pikiran tetangga dan istriku. 

Terpotong sudah

Kukerjakan setelah anak istri berangkat,  pun juga tetangga yang akan beraktifitas kantor. Gerimis pagi ini menambah sedih dihati,… Iya, tiap melihat pohon yang ditebang, saya sedih. Ada kehidupan disana,…  Bahkan tadi sebelum mengayunkan golok Tomahawk yg saya punya sejak kuliah, saya minta maaf ke pohon cemara itu. Iya, kuajak bicara,… Tentu ia tidak membalas. 

Hanya pakai alat ini,…

Saya sudah sarapan seadanya tadi bareng dua anak SD saat mereka bersiap ke sekolah. Tapi ternyata cukup makan banyak tenaga juga rupanya. Saat saya mengetik tulisan ini,  sudah hampir dua jam saya istirahat. Sudah habis dua pisang dan segelas es teh. Sekarang ditemani lagu2 Nasional 80an dari radio dan secangkir kopi. 

Kayu segar yang kusimpan…

Terbayang kan tinggi cemaranya seberapa?

Memang benar banyak ulat bulu yang ada di pohon itu,… Namun saya tak terganggu karenanya. Tinggal dibelah saja pakai badik itu. Beres,… 

Saya rapikan sisa potongan daun dan ranting,…  Saya jadi ingat masa-masa di Wamena. Disana banyak sekali pohon cemara,  saya suka. Mereka mampu menangkap suara angin, hal itu yang selaku aku rindu. 

Dirapikan saja,… Sembari dijemur.

Nah,  kalau dipikir lagi,  cemara ini kalah dg omongan. Omongan tetangga dan bini saya. Padahal tetangga seberang menanam pohon mangga,.. Didekat kamarnya. Setahu saya pohon mangga ada ulatnya juga,  dan mirip dg ulat cemara. 

Tapi sudahlah,… Saya ngalah,… 

Sekarang saatnya mandi lagi, lalu mulai ngedit perjalanan Kalimantan akhir tahun lalu. Yang rupanya ga sempat bikin catatan harian blognya. 

Oiya,  sekarang ga bisa lagi cari rumah Oyikk yang ada cemaranya ya?