Setelah set up sana sini, akhirnya kami memutuskan berangkat pukul 22:00 malam tadi. Kami berbalut pakaian riding yang cukup proper, dari sponsor CONTIN. Sebuah produk apparel riding yang kualitasnya bagus.

Team Indonesian Adventuress

Wajah kami sumringah karena macet sudah reda,  harapannya.

Thanks Contin

Lalu kami briefing dan berdoa lalu berangkat. Melewati jalan pintas agar lepas dari kemacetan ibu kota. Hingga pada saat bertemu sebuah toko swalayan dan telah riding kurang lebih satu jam,  kami istirahat. Beli minum,  ngobrol sejenak,  dan menghabiskan waktu tiga puluh menitan disana.

Indonesian Adventuress

Setelah itu kami segera melepaskan diri dari Bekasi. Tak lupa mengisi penuh tangki kendaraan kami.

Riding sekitar satu jam,  Aghoy sebagai Road Captain memutuskan istirahat lagi. Kami istirahat di SPBU 34.41318, letaknya sekitar 320 km ke arah kota Semarang.

Dugaan saya kami semalam akan gas terus hingga Semarang,  atau minimal Cirebon. Namun dugaan saya meleset, persis dugaan hujan di jalan,  namun aspal kering yg kami temukan.

Sementara saya mengenakan sepatu boot karet. Dugaan yang meleset.

Indonesian Adventuress

Indonesian Adventuress

Gerimis datang, Aghoy berkemas membangun tenda untuk Jisel,  sementara saya dan Gelli di teras,  pun juga Aghoy.

Namun suasana spbu di jalur Pantura tak seindah musik Pantera. Berisik suara truk dan kendaraan lain membuat istirahat kami sungguh rendah kualitasnya.

Saya tak bisa tidur karena semut dan nyamuk yang ikit campur. Pun juga Gelli,  ia memutuskan pindah tempat ke dekat Aghoy.

Saya memutuskan bongkar tas dan packing ulang. Saya keluarkan sepatu REI saya,  masuklah AP Boot.

Senandung indah suara adzan terdengar, tepat ketika saya menyelesaikan packingan saya yang warna warni.

Indonesian Adventuress

Segera menyempatkan laporan pada Sang Maha. Mengetik cerita ini,  dan teman-teman mulai bangun.

Bersambung,…